Cute Rocking Baby Monkey Bloggernya Ardillah Rachmi : Cara Cepat Mengenali Personality (Karakteristik) Orang lain

Kamis, 15 Mei 2014

Cara Cepat Mengenali Personality (Karakteristik) Orang lain

 
1.  Lihat sorot matanya :

-      Sorot matanya sering berbinar dan tampak berkaca-kaca ceria, pupil matanya cenderung besar , maka dia Sanguinis (udara).
-      Sorot matanya tajam, dan berani bertatap pandangan lama, maka dia koleris (api), seperti gambar di bawah ini;

 
2.  Perhatikan Cara Dia berbicara :
-      Dia banyak bicara dan tertawa, heboh, serta punya banyak guyonan, suka ngerjain orang, maka dia sanguinis (udara).
-      Dia sering pake perkataan seperti “tergantung” atau apapun yg menunjukkan dia banyak banget yg dipertimbangkan, maka dia melankolis (tanah).
-      waktu ndengerin Kamu bicara dia sering banget pake pose non verbal tangan ke wajah, maka dia melankolis (tanah).
-      Dia sering bilang “minta maaf” atau semacamnya, maka dia melankolis (tanah).
-      Ngomongnya pelan, lebih suka mendengarkan ketika ada di kerumuman, pendengar yg baik, maka dia adalah  phlegmatis (air).
3.  Perhatikan sikap Tubuhnya :
-      Waktu dia bicara seluruh wajah dan kebanyakan anggota tubuhnya ikut gerak untuk memperkuat pesan, maka dia sanguinis (udara).
-      Pada waktu duduk dia ndak bisa diam, maka dia sanguinis (udara).
-      Pada waktu duduk sikapnya tegak, gayanya defensif dan/atau superior (i.e. tangan bersilang di depan dada, kedua tangan diletakkan di belakang tengkuk), maka dia koleris (api).
-      Pada saat duduk sikap nonverbalnya tampak spt orang yg sedang mengevaluasi (i.e. tangan di dagu, tangan di pipi) maka dia melankolis (bumi).
-      pada saat duduk pinggangnya lebih dekat atau menyentuh alas duduk, maka dia phlegmatis (air).
4.    Melihat dari Sikapnya terhadap Orang lain :
-      dia tidak sungkan untuk nanya dan ngomongin rahasia orang lain, maka dia sanguinis (udara).
-      dia tiba-tiba aja mbetulin kerah baju Kamu yg melenceng, ngambilin ballpoin orang lain yg jatuh meski agak jauh dari posisinya, maka dia koleris (api).
-      dia secara otomatis cenderung suka menyuruh orang, atau gigih banget membuat orang lain menerima pendapatnya, maka dia koleris (api).
-      dia sepertinya amat tidak keberatan untuk beda pendapat hingga sampai berdebat alot dg orang lain, maka dia koleris (api).
-      dia begitu peka pada bagaimana orang lain memberi tanggapan, maka dia melankolis (bumi).
-      dia sampe bisa menangis atas cerita orang lain, maka dia melankolis (bumi).
-      dia nurut, hampir tidak bisa nolak, atau malah tidak bisa nolak request orang lain, maka dia phlegmatis (air).
5.  Lihat Caranya Berpakaian :
-      pakaiannya relatif (paling) trendi, atau warnanya ngejreng bukan main, atau apapun yg mbikin dia tampak mudah dibedakan dg yg lain, maka dia tu sanguinis (udara).
-      dia sering minta baju, tas atau apapun yg dia miliki dikomentari ama teman-temannya, maka dia tu sanguinis (udara).
-      model pakaian dan style-nya konservatif (i.e. bukan motif berani, kemeja dimasukkan baju, dst), maka dia melankolis.
6.  Perhatikan saat Dia sedang Dimintai mengambil Keputusan :
-      mikirnya lama, dan ketika ditanya dia memberikan buanyak sekali pertimbangan, maka dia adalah melankolis (bumi).
-      mikirnya lama, dan tampak banget bahwa dia ternyata tidak sedang berpikir keras dan lebih suka klo dia nurut aja ama keputusan yg sudah ada, maka dia adalah phlegmatis (air).
-      mikirnya cepat, dan itu karena dia tahu manakah alternatif yg paling atau lebih menyenangkan, maka dia adalah sanguinis (udara).
Yg berikut ini adalah melankolis. Dalam temparemen yg ekstrim, tipikal sorot matanya tampak seperti ini:
Jadi, saat Kamu baru aja dikenalkan :
-      Dengan Sanguinis, maka ingat bahwa dia itu senang dipuji, ketika dia bercanda sebaiknya Kamu tertawa. Kamu boleh aja ngeledek dia, tapi berhati-hatilah untuk tidak mengkritik dia.
-      dengan Koleris, maka ingat bahwa dia suka banget ketika orang lain memberi pengakuan atau kagum akan segenap pencapaian dia. Biarkan aja dia banyak bicara dan bersikap dominan. Kamu tak harus sepakat dg apa-apa  yg dia omongkan, tapi sebaiknya Kamu (terlihat) mendengarkan dg baik apa yg dia sampaikan.
-      dengan Melankolis, maka ingat-ingatlah bhw dia tu tidak suka omongan mbulet atau basa basi berlebihan. Hati-hati kalo ngguyoni dia. Perasaannya paling peka ketimbang yg lain. Tidak perlu juga mengkritik dia. Para melankolis biasanya sudah amat pintar mengkritisi dirinya.
-      dengan Phlegmatis, Kamu tidak punya terlalu banyak larangan. Phlegmatis adalah kaum yg paling easy going dan enak diajak ngobrol.

Sanguinis, Yang mereka butuhkan :
  1. Perhatian
  2. Dukungan
  3. Kasih sayang
  4. Penerimaan
Dan yang mereka hindari:
  1. Tugas membosankan
  2. Rutinitas
  3. Kritik
  4. Detail
  5. Sasaran terlalu tinggi
Koleris, yg mereka butuhkan:
  1. Penghargaan prestasi
  2. Peluang memimpin
  3. Partisipasi memutuskan
  4. Sesuatu untuk diatur
Lalu yang mereka hindarkan:
  1. Istirahat
  2. Kebosanan
  3. Permainan yang tak mungkin dimenangkan
Melankolis, yang mereka harapkan:
  1. Kepekaan keinginan
  2. Kualitas prestasi
  3. Ruang sendiri
  4. Ketenangan stabilitas
  5. Dukungan orang tua
  6. atau singkatnya: Sensitivity – Support – Space – Silence
Yang mereka hindari:
  1. Keributan
  2. Kebisingan
  3. Urusan-urusan sepele
  4. Diolok-olok
Phlegmatis, yang mereka butuhkan:
  1. Relaksasi dan Santai
  2. Perhatian
  3. Pujian
  4. Motivasi penuh kasih
Yang mereka hindari:
  1. Konflik – Konfrontasi
  2. Inisiatif
  3. Keputusan
  4. Kerja ekstra
  5. Tanggung jawab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar