Cute Rocking Baby Monkey Bloggernya Ardillah Rachmi : Pembelajaran Mengenai Mimpi

Selasa, 13 Mei 2014

Pembelajaran Mengenai Mimpi



Mimpi kita sering timbul dari bentuk rangsangan verbal, visual maupun emosi, yang kemudian membentuk cerita tak masuk akal tapi kadangkala sangat menarik saat kita tidur, sobat.
Bahkan kita dapat menemukan solusi pada saat kita bermimpi, se-nggaknya ada sebagian orang yang mempercayai ini. Ilmuwan belum mmiliki ide yang dapat menggambarkan apa arti dan kegunaan mimpi itu sendiri secara sistematis, ataukah itu hanya sebuah gambaran acak oleh impuls otak kita…sobat, ataukah merupakan rangkaian cerita yang memang dilakukan recall memory oleh otak, atau ada alasan yang lain?? (sebab kita juga sering mendengar istilah dejavu).
            Kalo membahas tentang mimpi yang juga seringkali dibahas secara psychoanalytic, kita juga harus secara biologist mengenal yang namanya tidur, cara kerja otak, dan tahapan kerja tersebut pada saat kita tertidur…sobat. Disini kita akan sedikit membahas mengenai hal tersebut secara AGAK spesifik nih…J
            Disaat kita tertidur manusia akan mengalami 5 fase tidur, sobat…apakah fase-fase itu?? Penasaran??  Yuk, lanjutkan bacanya…hehehe
Light Sleep, dimana otot-otot tubuh mulai melakukan relaxation (rileks/relaksasi) dengan masih mengandung sedikit gerakan otot. Tidur pada tahap ini seringkali masih mudah terbangun, Sebagian besar orang Indonesia mengenalnya dengan “Riyep-riyep” or something like that… J
Deeper Sleep, pada tahap ini tidak hanya otot yang melakukan relaksasi akan tetapi kecepatan bernafas dan jantung pun menjadi lebih lambat dengan disertai turunnya suhu tubuh.
Deep Sleep [stage 1], pada fase ini selain suhu tubuh menurun, otot relaksasi dan bernafas serta denyut jantung mulai terasa lebih pelan, otakpun memulai menghasilkan gelombang delta.
Deepest Sleep [stage 2], Kenapa dikatakan stage 2?? Karena memiliki ciri yang bisa dikatakan sama persis seperi fase Deep Sleep, hanya saja dalam kondisi ini…tubuh sudah benar-benar terbiasa dengan kondisi tersebut, sehingga manusia tidur dalam kondisi sangat lelap pada fase ini…
Rapid Eye Movement (REM), berbeda dengan kondisi tidur yang lain…pada saat mencapai fase REM otak manusia tidak dapat dikatakan beristirahat. Otak akan memproduksi gelombang otak jenis Alpha…nafas menjadi cepat, suhu tubuh sedikit meningkat, dan walaupun otot tetap dalam keadaan rileks, denyut jantung kembali menjadi aktif. Pada fase inilah mimpi timbul pada tidur manusia, sobat...
            Pada tahap REM itulah manusia mengalami mimpi, sobat…sebab pada fase tersebut , manusia dapat menonaktifkan steam otak yang tidak akan pernah dinonaktifkan pada saat manusia beraktifitas. Sebuah kenyataan menyimpulkan bahwa 5 menit sesudah mimpi berakhir…manusia akan melupakan se-nggaknya 40-50% bagian dari mimpi itu, sobat. Dan 10 menit sesudahnya mereka bisa melupakan 80-90% apa yang diimpikan.
“Kenapa hal demikian dapat terjadi??”
            Karena Mimpi merupakan memory recall yang kemudian ditampilkan oleh otak melalui sistematik kerja secara psikologis, sobat….dan kebanyakan daripada itu ialah bukan hal yang penting sehingga otak tidak akan selalu mengingat apa yang kita impikan pada saat kita tidur. Riset lain pun menyatakan bahwa manusia merupakan makhluk hidup yang berpikir secara progresif, sehingga menimbulkan keraguan dan kesulitan saat mereka mengingat sesuatu begitu mereka terjaga dari tidur.
            Dalam beberapa kasus nih sobat, khususnya manusia yang memiliki tingkatan memori Sort Term Memory , justru seringkali tidak akan ingat apa mereka bermimpi atau tidak disaat tidur.
            Ada research yang dilakukan oleh para ilmuwan Jepang dan USA sehubungan dengan mengendalikan mimpi yang melahirkan sebuah mesin mimpi indah bernama Yumemi Koubou. Apakah itu benar?? Bagaimana mungkin kita bisa emngendalikan mimpi??. Riset mengatakan bahwa dalam fase bermimpi manusia memiliki sesuatu yang bernama Lucid Dream. Sebuah kemampuan untuk dapat menganalisa dan menyadari bahwa kita bermimpi…kemudian kita dapat mengendalikan gambaran apa yang ingin kita visualisasikan sobat. Sebagan orang mengatakan hal ini MUSTAHIL dan tidak ada.
            Akan tetapi, sensus membuktikan bahwa se-nggaknya sekitar 100rb dari sekitar milyaran penduduk USA memiliki kemampuan Lucid Dreaming tersebut. Jepang melalui Yumemi Koubou nya ternyata membuat orang menjadi se-nggaknya MAMPU mencoba menjadi Lucid Dreamer sobat…amazing :D.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar