Pada kesempatan kali ini saya akan memposting tentang "Kesehatan dan Keselamatan Kerja Komputer". Yuk, langsung kita bahas aja...daripada nanti sobat kepo hehehe :D.
KELUHAN YANG DITIMBULKAN OLEH PERANGKAT KOMPUTER
Tahukah sobat??...Penggunaan komputer yang terus
menerus dapat menyebabkan keluhan-keluhan pada beberapa anggota tubuh kita. Misalnya
terasa pada otot leher yang kaku dan pegal semua.
Mata yang terasa kabur, dan sebagainya. Tanpa
kita sadari, perangkat komputer sebenarnya dapat menimbulkan penyakit karena
pemakaiannya. Mulai dari tata letak meja dan kursi, layar monitor, keyboard
dan printer merupakan peralatan yang dapat menimbulkan penyakit pada
pemakaiannya.
MENGURANGI KELUHAN PADA SAAT BEKERJA DENGAN KOMPUTER
Untuk mengurangi keluhan pada
saat bekerja dengan komputer, ada baiknya tempat yang digunakan dalam
berkomputer hendaknya dirancang sedemikian rupa. Posisi duduk dalam
mengetik juga harus diperhatikan. Dianjurkan, kita harus duduk dalam posisi
tegak dan rileks dan posisi salah satu dari kaki agak maju ke depan.
Pilihlah meja komputer yang dilengkapi dengan
alat sandaran kaki dan bagian bawah meja memiliki ruang gerak yang bebas.
Tinggi meja disesuaikan dengan ukuran kursi dan tinggi pengguna. Gunakan kursi
yang yang fleksibel (dapat diatur tinggi rendahnya) dan sandarannya
mengikuti lekuk punggung .
Dalam pengetikan, usahakan mata untuk tidak terus
menerus menghadap ke keyboard ataupun monitor. Sebab sedikit banyak, monitor
merupakan layar yang sensitif dan memancarkan radiasi . Untuk itu filter
ataupun screen guard perlu dipasang pada layar monitor, sehingga keluhan pada
mata dapat dihindari.
CARA-CARA MENJAGA KESEHATAN
SAAT BEKERJA DENGAN KOMPUTER
- Cara-cara menjaga kesehatan mata yaitu sebagai berikut :
- Istirahatkan mata anda dengan melihat pemandangan yang bernuansa sejuk dan jauh ke depan secara rutin.
- Jagalah agar kacamata atau lensa kontak (jika menggunakan) dan layar tampilan selalu bersih.
- Gunakan tambahan layar anti radiasi.
- Tanpa kita sadari, nyeri otot yang terjadi pada penggunaan komputer merupakan gabungan dari penggunaan kesuluruhan perangkat komputer, termasuk keyboard. Keyboard yang tetap diusulkan sebagai keyboard resmi diputuskan di Amerika Serikat untuk tetap digunakan dalam Standard Institute tahun 1968 dan melalui ISO tahun 1971 adalah keyboard yang sering kita gunakan yaitu keyboard QWERTY. Keputusan ini sebenarnya lebih memperhatikan masalah ekonomi dibandingkan masalah ergonomi. Keyboard QWERTY belum memberikan beban yang sama pada jari pada saat pengetikan. Teknik pengetikan 10 jari dengan keyboard QWERTY tetap saja lebih memberatkan tangan kiri. Tugas tangan kiri lebih banyak melakukan pengetikan dibanding tangan kanan (lebih kurang 60% dari pengetikan). Namun sebenarnya hal ini akan lebih menguntungkan buat mereka yang biasa menggunakan tangan kiri. Namun tidak demikian halnya dengan yang biasa menggunakan tangan kanan. Tombol-tombol pada baris tengah yang paling mudah dicapai oleh jari tangan kanan maupun tangan kiri ternyata hanya ditekan 30% dari waktu pengetikan. jari-jari lebih sering melompat ke baris atas maupun baris bawah. Ini akan berpengaruh besar pada pergelangan tangan. Inilah yang sering dikeluhkan, pegal pada pergelangan tangan pada saat mengetik.
Jadi karena kita masih mengetik dengan keyboard
QWERTY maka masalah nyeri otot dan pergelangan tangan akan tetap muncul. Untuk
mengatasinya, pada saat mengetik apabila mulai terasa pegal maka berhentilah
dan lemaskanlah pergelangan tangan dan jari. Kemudian berusahalah
untuk mengetik dengan rileks (seperti orang memainkan piano) dan biasanya pada
sistem pengetikan 10 jari, dianjurkan punggung tangan untuk tidak bersandar
pada meja keyboard karena menyebabkan jari akan tidak leluasa bergerak pada
saat mengetik apalagi untuk mengetik tombol yang ada pada bagian atas.
Tapi apabila keluhan masih muncul juga maka
gantilah jenis keyboard anda dengan keyboard yang katanya memperhatikan masalah
ergonomi seperti keyboard KLOCKENBERG. Keyboard ini dibuat sebagai
penyempurnaan dari jenis keyboard sebelumnya.
- Perangkat lain yaitu printer. Printer sebagai perangkat untuk mencetak data ternyata dapat pula menimbulkan kelelahan kerja. Suara bising dari mesin printer inilah yang disinyalir sebagai penyebabnya. Untuk mengatasi kebisingan ini, gunakanlah printer yang paling rendah tingkat kebisingannya seperti printer dengan sistem laser atau inkjet.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar