Cute Rocking Baby Monkey Bloggernya Ardillah Rachmi : Sejarah Brainwave Entrainment

Rabu, 21 Mei 2014

Sejarah Brainwave Entrainment



Riset selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa gelombang otak kita tidak hanya menunjukkan kondisi pikiran dan tubuh seseorang nih sobat…tetapi otak kita dapat juga distimulasi untuk mengubah mental seseorang.

Dengan mengkondisikan otak agarmereduksi atau memproduksi jenis frekuensi gelombang otak tertentu, maka dapat dimungkinkan dapat menghasilkan kondisi mental dan emosional yang beragam…sobat.
Selama bertahun-tahun, kegunaan Terapi Gelombang Otak – proses meningkatkan gelombang otak normal kita – telah diakui oleh para ilmuwan dan praktisi medis. Kegunaanya tidak hanya terbatas pada hal-hal berikut ini : - Penyembuhan penyakit Temporer, - Mengurangi stress, depresi, kegelisahan, -Mengatasi sulit tidur, dan –Memudahkan relaksasi dan meditasi.
Tahukah sobat??...Saat ini nada Isochronic menjadi standar teknologi nada yang paling efektif dalam dunia terapi otak, yang sebelumnya dikuasai oleh teknologi binaural beats sebagai nada yang paling dikenal daam dunia terapi gelombang otak.
Binaural beats pertama kali ditemukan pada tahun 1839, Sobat…oleh ilmuwan yang bernama H.W. Dove. Kemampuan manusia untuk “mendengar” Binaural beats ini merupakan dampak dari evolusi adaptif. Banyak spesies yang berevolusi, mampu untuk mendeteksi binaural beats karena kemampuan struktur otak mereka.
Pada manusia nih sobat…binaural beats dapat dideteksi ketika frekuensi gelombang karier/pembawa berada dibawah 1000 Hz.
“Mengapa Demikian??????”
Karena panjang geombang dibawah 1000 Hz lebih panjang daripada diameter tengkorak manusia. J Subhannallah…
Oleh karenanya…panjang gelombang binaural beats meliputi sekeliling otak dan akibatnya dapat didengarkan oleh kedua telinga kita sobat.
Pada saat gelombang suara melalui tengkorak, setiap telinga mendengar porsi yang berbeda dari gelombang tersebut.  Perbedaan ini yang memungkinkan gelombang dibawah 1000 Hz dapat terdengar.

Sekian…semoga bermanfaat ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar