Pernah
terpikir gak sih dibenak sobat, tentang awal mula dan apa yang membentuk Bumi
yang kita tempati ini??...nah, kali ini saya akan membahas dan mensharing
tentang Awal Terbentuknya Bumi…Langsung baca aja ^_^.
Tahukah sobat??...Banyak ilmuwan
yang percaya bahwa Bumi terbentuk bersamaan dengan terbentuknya Tata Surya.
Umur Bumi diperkirakan sekitar 4,5 Milyar tahun, batu tertua yang pernah
ditemukan berusia 4,3 milyard tahun.
Darimana sih Sistem Tata surya berasal??
Sistem Tata surya kita berasal
dari spiral awan nebula (awan gas dan debu batuan dan metalik) yang sangat
besar. Matahari terbentuk dari bagian tengah awan nebula. Pada saat awan ini
berputar mengelilingi Matahari, awan ini secara perlahan menjadi rata.
Beberapa bagian dari awan ini berputar seperti pusaran arus.
Gas dan debu yang berada di
sekitar pusaran ini ikut bergabung. Kumpulan dari gas dan debu ini semakin
tumbuh besar dengan menarik berbagai partikel-partikel yang berada di dekatnya.
Secara lambat laun kumpulan berbagai partikel yang berputar ini membentuk
planet-planet yang mengelilingi Matahari.
Awal – mula bentuk Bumi
Salah satu teori menyebutkan
bahwa Bumi pada awalnya berupa gas kemudian berubah menjadi cairan dan akhirnya
menjadi lebih dingin sehingga kerak Bumi ( kulit luar ) menjadi padat mengeras.
Banyak ilmuwan yang mendukung teori bahwa awan Nebula yang membentuk Tata Surya
kita berasal dari ledakan sebuah bintang.
Proses terbentuknya Bumi seperti sekarang
Bumi yang terbentuk berupa
materi padat tanpa air dan dikelilingi awan gas. Radiasi berbagai material dan
meningkatnya tekanan di dalam Bumi secara bertahap menghasilkan panas yang
sanggup mencairkan bagian dalam Bumi. Berbagai material berat seperti besi
menjadi tenggelam, sedangkan material ringan seperti Silika ( batuan yang
terdiri dari silikon dan oksigen ) muncul ke permukaan Bumi dan membentuk
lapisan keras kulit Bumi yang pertama.
Panasnya perut Bumi juga
menyebabkan zat-zat kimia di dalam Bumi muncul ke permukaan. Beberapa zat kimia
membentuk air, dan ada juga yang menjadi gas-gas yang membentuk atmosfer.
Selama lebih dari jutaan tahun secara perlahan-lahan air terkumpul di
tempat-tempat yang rendah dan membentuk lautan. Daratan berkembang di Bumi, air
hujan dan sungai melarutkan garam dan berbagai subtansi dalam batuan dan
membawanya ke lautan, sehingga membuat lautan menjadi asin.
Atmosfere awal Bumi mungkin
terdiri dari hidrogen, helium, metan, dan amonia sama seperti atmosfere Jupiter
saat ini. Barangkali sebagian besar terdiri dari karbon dioksida seperti
atmosfer Venus saat ini.
Selama sekitar satu milyar tahun
yang pertama Bumi tak mengandung kehidupan. Kemudian beberapa unsur kimia
bergabung di atmosfer dan memperoleh energinya dari sumber-sumber seperti
petir, menghasilkan asam amino dan asam nukleat, yakni bahan pembangun molekul
semua mahluk hidup.
Bumi pada awalnya mengandung
sedikit sekali oksigen. Oksigen di Bumi terutama berasal dari tanaman-tanaman
yang menggunakan karbon dioksida untuk berfotosintesis dan menghasilkan
oksigen. Dengan semakin banyaknya tanaman yang terbentuk di Bumi maka
jumlah oksigen menjadi semakin banyak.
Awal dari terbentuknya benua di Bumi
Pada awalnya hanya terbentuk
satu benua besar yang disebut Pangea (250 juta tahun yang lalu) dan dikelilingi
satu samudera Panthalassa. Sekitar 200 juta tahun yang lalu benua ini terbelah
menjadi dua yakni Gondwanaland dan Laurasia. Gondwanaland kemudian terbelah
membentuk benua afrika, antartika, australia, Amerika Selatan, dan sub
benua India. Sedangkan Laurasia terbelah menjadi Eurasia dan Amerika Utara.
Pada saat benua ini terbelah-belah beberapa samudera baru muncul di
sela-selanya. Diperlukan waktu berjuta-juta tahun untuk membentuk posisi
daratan yang seperti sekarang ini.
Lapisan – lapisan kulit Bumi
Bumi terdiri dari beberapa
lapisan, lapisan luar Bumi disebut Lithosphere dan terdiri dari 30 lapisan.
Masing-masing lapisan terdiri dari bagian yang keras dan mantel bagian atas,
lapisan keras ini bergerak di atas sebuah lapisan batu yang sangat panas di
dalam lapisan mantel yang disebut asthenosphere. Pada saat lapisan-lapisan ini
bergerak mereka juga membawa benua-benua dan lantai dasar samudera bergerak
bersamanya.
Lapisan-lapisan Bumi ini
bergerak dengan tiga cara; pertama saling menjauh, kedua saling mendekat dan
ketiga saling melewati. Jika lapisan Bumi bergerak saling menjauh di suatu
tempat, maka mereka pasti bergerak saling mendekat di tempat yang lain.
Terbentuknya Gunung dan Jurang di permukaan Bumi
Bila dua buah Lapisan saling
bertubrukan maka salah satu lapisan akan terangkat dan membentuk pegunungan. Contoh
: Pegunungan Himalaya dengan puncak Gunung Everestnya mulai terbentuk 60 juta
tahun yang lalu, ketika lapisan Bumi yang mengangkut India bertabrakan dengan
lapisan Bumi yang mengangkut Eurasia.
Ketika bertabrakan salah satu
lapisan mungkin tertekan ke bawah ke dalam mantel di bawah lapisan yang lain,
membentuk sebuah jurang yang sangat dalam di dasar samudera. Panas di dalam
perut Bumi mencairkan material-material dan mencari jalan keluar ke permukaan
Bumi membentuk Gunung Berapi.
Sumber : http://id.merbabu.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar